Sakitnya mencintaimu
Awan hitam rasanya kini tengah berada tepat diatas kepalaku. Petir petir menggelegar dengan sangat gagah seakan akan mereka tau apa yang sedang aku rasakan. Aku jatuh cinta kepada seorang pria yang kini sedang bersamaku. Perkenalan kami memang sangat instan tetapi percakapan yang kami lewati setiap hari se akan menyeretku terhadap perasaan yang lebih serius. bukan jatuh cinta namanya tepatnya aku menaruh harapan lebih padanya. Laki laki itu banyak mengajarkanku tentang kehidupan. Bahkan aku yang keras kepala ini mampu dibuatnya mencair. Sampai-sampai aku ragu dengan perasaan yang ku miliki ini.
Kami semakin dekat dia juga selalu berjanji untuk tetap terus mencintaiku. Entahlah benar atau tidaknya hanya hatinya yang tau.
Sering kali bayangan bayangan semu itu datang menghampiri dan menggerogoti fikiranku hingga pada akhirnya aku semakin ragu dengannya. Pantaskah dia untuk tetap ku perjuangkan?
Aku selalu percaya jika kita menanam kebaikan itulah yang akan kita dapatkan begitupun sebaliknya.
Rasanya kalau aku terus mengikuti alur perasaanku mungkin kami tak akan pernah sejalan.
Aku masih berusaha dan terus berjuang agar hubungan kami selalu baik baik saja, tapi rasanya mustahil. Bagaimana mungkin kami yang baru saja bersama akan tetap terus seperti ini, entahlah aku hanya bisa berdoa dan berusaha selebihnya ku serahkan semuanya kepada takdir.
Dia adalah laki-laki yang penuh ketidak pastian dia menggantungkan perasaanku dia juga tak pernah tegas dengan hatinya. Rasanya aku lelah jika aku terus menerus berjuang sendirian, tapi aku bisa apa?aku sangat mencintainya. Sungguh! Ya aku tau aku paham dia selalu menganggapku enteng dia selalu menilaiku rendah, tetapi bagaimanapun aku dalam pandangan matanya aku msh saja memilih untuk tetap bertahan.
Namun, dibalik ketidak pastiannya itu dia juga mempunyai sisi positif bagiku dia adalah pria hebat dia mampu menghargai perasaanku walaupun hanya sedikit tapi itu sudah menjadi nilai tambah untukku.
Mungkin memang seperti ini rasanya mencintai seorang pria yang sudah menjadi milik orang lain yang cintanya sepenuhnya sudah ia berikan kepada kekasihnya. Lalu jika semua perasaanya sudah diberikan. Aku dapat apa? Memang aku akui perlu nyali yang cukup besar untuk memulai dan mengakhiri ini semua.
tapi tuhan aku sangat mencintainya....
Komentar
Posting Komentar