Cerita hujan
Mungkin liburan kali ini tidak semenyenangkan liburan sebelumnya, pasalnya liburan kali ini pangeran es ku selalu melibatkan putri saljunya. Suasana yang sebelumnya aku bayangkan akan indah seketika berubah menjadi suasana yang benar-benar tidak aku suka.
Langit kota pelajar ini menjadi saksi bagaimana sikapnya yang menunjukan ke risauannya dengan putri saljunya. Aku tahu pangeran es memang sudah sepantasnya bersanding dengan putri salju bukan dengan putri hujan sepertiku yang malah akan merusak kebahagiaanya. Memang sudah selayaknya hujan menjadi perusak ketika kepingan kepingan es yang indah sedang menjadi idola manusia manusia lain.
Hujan tak selamanya mendapatkan sambutan khusus, hujan selalu meninggalkan luka bagi sebagian orang, Hujan juga selalu mengingatkan seseorang dengan masa lalunya, dan hujan pun sering merusak rencana-rencana besar yang sudah dirancang se demikian indahnya oleh orang-orang.
Lalu jika putri hujan seperti ku mendambakan pangeran es bagaimana ceritanya?
Apa aku bisa melawan kodrat hidup yang sudah digariskan tuhan untukku?
Nyatanya es dan air memang tidak akan pernah bisa bersatu.
Sekeras apapun usaha mereka untuk bisa disatukan.
air hanya bisa merelakan sebagian kebahagiaan hidupnya untuk kemudian dibekukan dan pada akhirnya air benar-benar akan selalu kalah indah dengan salju es.
Komentar
Posting Komentar